Kamis, 25 Desember 2014

psikologi lansia



           
NAMA : ENDANG ASTUTI
NIM      :11242204775
SEMESTER/JURUSAN : V B/ BKI
                                     
BIOGRAFI NENEK ROSLAINI
            Seorang nenek bernama Roslaini. Atau biasa di panggil nenek ros. Nenek ros lahir di Pariman, Sumatera Barat pada tahun 1949, usia nenek ros sekarang 65 tahun. Tinggi badan nenek ros kira-kira 163 cm dan berat badan 63 kg. golongan darah nenek ros O. nenek ros sangat menyukai warna merah sehingga baju yang beliau pakai banyak warna merah. Nenek ros hanya tamatan Sekolah Dasar (SD), karena factor ekonomi lah yang membuat nenek ros hanya sampai tamatan SD.  Nenek rosalini berasal dari Pariaman Sumatera Barat. Suku nenek roslaini adalah Minang. Indra pendengaran nenek ros masih sangat bagus dan baik. Gigi nenek juga masih sangat bagus dan sangat kuat untuk makan makanan yg keras, dan belum ada gigi nenek ros yang putus di bagian depan. Rambut nenek ros sudah beruban, walaupun belum semuanya rata dengan rambut putih, tapi lebih banyak rambut putih dari pada rambut yang hitamnya.
            Pada tanngal 25 Agustus 1966 nenek roslaini menikah dengan seorang laki-laki pilhan nenek roslaini sendiri yang bernama kakek Amirudin. Ketika menikah nenek roslaini masih berusia 17 tahun (masih sangat muda untuk menikah) dan kakek amirudin berusia 28 tahun,  perbedaan usia 11 tahun bukan menjadi penghalang nenek ros untuk mau menikah dengan kakek amirudin. Sekarang usia kakek amirudin 76 tahun. Hasil dari pernikahan nenek roslaini dengan kakek amirudin di karuniani 7 orang anak diantaranya 6 orang dan 1 orang anak perempuan. Anak pertama bernama Suryamal, anak kedua bernama Alm. Akmaludin, anak ketiga bernama Marta Linda, anak keempat bernama Maskul, anak kelima bernama Emri. Anak keenam bernama Nofrizon dan anak yang terakhir atau bungsu bernama Budianto. Katujuh anak nenek roslaini dan amirudin yang belum menikah adalah anak bungsu yaitu Budianto. Nenek anak ros bertempat tinggal berbeda-beda diantara 1 sampai 7. Anak pertama Nofrizon bertempat tinnggal di Kalimantan, anak kedua alm.Akmaludin sudah meinggal karena penyakit, anak ketiga Marta Linda bertempat tinggal di garuda sakti km1 jl.buluh cina dan di sini lh nenek roslaini tinggal bersama anak yang ketiga, anak keempa Makul bertempat tinggal di rimbo panjang, anak kelima Emri bertempat tinggal di garuda sakti km11, anak keenam Nofrizon bertempat tinggal di teluk patai, dan anak yang terakhir Budianto bertempat tinggal di Bangka Belitung.
            Suami nenek roslaini masih hidup, kakek amirudin tinggal di Pariman Sumatera Barat. Nenek ros dan kakek amirudin tidak tinggal dalam 1 atap karena mempunyai alasan masing-masing. Nenek roslaini ingin membantu anaknya untuk menjaga atau mengawasi kos-kosan disamping itu nenek ros juga membantu untuk membersihkan lingkungan sekitar rumah. Sedangkn alasan kakek amirudin tidak mau tinggal bersama anak yang ketiga karena kakek amirudin mersa bosan ataupun suntuk karena tidak pekerjaan yang bias di kerjakan oleh kakek, selain itu kakek amirudin tidak suka dengan tempat keramaian, maka dari itu kakek amirudin lebih senang tinggal di kampung. Dikampung kakek amirudin mempunyai banyak kegiatan dan pekerjaan yang bisa beliau kerjakan, misalnya menanam padi, sayuran, ngmbil buah kepala dan banyak lagi yang bisa kakek amirudin kerjakan. Karena mempunyai alasan masing-masing jadi mereka berpisah tempat tinggal. Tetapi terkadang nenek pulang kampung di Pariaman  ataupun sebaliknya kakek amirudin yang dating ke Pekanbaru.
            Semasa muda nenek ros hobi olahraga sehingga nenek ros tidak sakit. Dan ketika masa muda nenek ros sangat gigih dan rajin untuk bekerja ataupun membantu orang tua bekerja di sawah atupun di kebun untuk menanam padi ataupun bercocok tanam. Nenek ros sering sekali mengendong sesuatu di punggung misalnya saja membawa makanan ataupun barang-barang lainnya. Dan nenek ros pu tidak merasak rasa sakit pada punggungnya . dimasa lansia ini lah nenek ros mulai sering merasakan sakit pada tulang punggung dan kaki, 2x seminggu nenek ros ke rumah sakit untu terapi penyakit yang dideritannya. Tanpa didamping seorang anak ataupun menantu nenek ros memberanikan pergi ke rumah sakit senri untuk mencari kesehatan agar penyakit yang diderita nenek ros bisa sembuh. Nenek ros terkadang merasakan jenuh, suntuk dahkan bosan karena tidak ada kegiatan ataupun pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh nenek ros. Karena sudah terbiasa dengan melakukan pekerjaan maka apabila tidak ada pekerjaan yang bisa dikerjakan tubuh nenek ros akan sakit atau pun nenek ros mulai bosan. Agar nenek ros tidak bosan ataupun suntuk di rumah biasanya nenek ros mengikuti pengajian dan wirid yasin di Masjid setiap minggunya.
            Nenek ros adalah anak pertama dari emapat (4) bersaudara. Yang kedua beranama Zaenaini yang tempat tinggal di Pariaman Sumatera Barat, yang ketiga bernama Khaidir yang betempat tinggal di Pekanbaru, dan yang terakhir bernama Mardiana yang bertempat tinggal di Pariaman Sumatera Barat. Nama ayah nenek ros adalah Usus dan ibu nenek ros adalah Sulan. Nenek roslaini mempunyai pengingatan yang sangat bagus sehingga nenek ros masih mampu untuk mengingat perjalan hidup nenek ros.