NAMA : ENDANG ASTUTI
NIM :11242204775
SEMESTER/JURUSAN : V B/ BKI
BIOGRAFI NENEK ROSLAINI
Seorang nenek
bernama Roslaini. Atau biasa di panggil nenek ros. Nenek ros lahir di Pariman,
Sumatera Barat pada tahun 1949, usia nenek ros sekarang 65 tahun. Tinggi badan
nenek ros kira-kira 163 cm dan berat badan 63 kg. golongan darah nenek ros O.
nenek ros sangat menyukai warna merah sehingga baju yang beliau pakai banyak
warna merah. Nenek ros hanya tamatan Sekolah Dasar (SD), karena factor ekonomi
lah yang membuat nenek ros hanya sampai tamatan SD. Nenek rosalini berasal dari Pariaman Sumatera
Barat. Suku nenek roslaini adalah Minang. Indra pendengaran nenek ros masih
sangat bagus dan baik. Gigi nenek juga masih sangat bagus dan sangat kuat untuk
makan makanan yg keras, dan belum ada gigi nenek ros yang putus di bagian
depan. Rambut nenek ros sudah beruban, walaupun belum semuanya rata dengan
rambut putih, tapi lebih banyak rambut putih dari pada rambut yang hitamnya.
Pada tanngal 25
Agustus 1966 nenek roslaini menikah dengan seorang laki-laki pilhan nenek
roslaini sendiri yang bernama kakek Amirudin. Ketika menikah nenek roslaini
masih berusia 17 tahun (masih sangat muda untuk menikah) dan kakek amirudin
berusia 28 tahun, perbedaan usia 11
tahun bukan menjadi penghalang nenek ros untuk mau menikah dengan kakek
amirudin. Sekarang usia kakek amirudin 76 tahun. Hasil dari pernikahan nenek
roslaini dengan kakek amirudin di karuniani 7 orang anak diantaranya 6 orang
dan 1 orang anak perempuan. Anak pertama bernama Suryamal, anak kedua bernama
Alm. Akmaludin, anak ketiga bernama Marta Linda, anak keempat bernama Maskul,
anak kelima bernama Emri. Anak keenam bernama Nofrizon dan anak yang terakhir
atau bungsu bernama Budianto. Katujuh anak nenek roslaini dan amirudin yang
belum menikah adalah anak bungsu yaitu Budianto. Nenek anak ros bertempat
tinggal berbeda-beda diantara 1 sampai 7. Anak pertama Nofrizon bertempat
tinnggal di Kalimantan, anak kedua alm.Akmaludin sudah meinggal karena
penyakit, anak ketiga Marta Linda bertempat tinggal di garuda sakti km1
jl.buluh cina dan di sini lh nenek roslaini tinggal bersama anak yang ketiga,
anak keempa Makul bertempat tinggal di rimbo panjang, anak kelima Emri
bertempat tinggal di garuda sakti km11, anak keenam Nofrizon bertempat tinggal
di teluk patai, dan anak yang terakhir Budianto bertempat tinggal di Bangka
Belitung.
Suami nenek
roslaini masih hidup, kakek amirudin tinggal di Pariman Sumatera Barat. Nenek
ros dan kakek amirudin tidak tinggal dalam 1 atap karena mempunyai alasan
masing-masing. Nenek roslaini ingin membantu anaknya untuk menjaga atau
mengawasi kos-kosan disamping itu nenek ros juga membantu untuk membersihkan
lingkungan sekitar rumah. Sedangkn alasan kakek amirudin tidak mau tinggal
bersama anak yang ketiga karena kakek amirudin mersa bosan ataupun suntuk
karena tidak pekerjaan yang bias di kerjakan oleh kakek, selain itu kakek
amirudin tidak suka dengan tempat keramaian, maka dari itu kakek amirudin lebih
senang tinggal di kampung. Dikampung kakek amirudin mempunyai banyak kegiatan
dan pekerjaan yang bisa beliau kerjakan, misalnya menanam padi, sayuran, ngmbil
buah kepala dan banyak lagi yang bisa kakek amirudin kerjakan. Karena mempunyai
alasan masing-masing jadi mereka berpisah tempat tinggal. Tetapi terkadang
nenek pulang kampung di Pariaman ataupun
sebaliknya kakek amirudin yang dating ke Pekanbaru.
Semasa muda nenek
ros hobi olahraga sehingga nenek ros tidak sakit. Dan ketika masa muda nenek
ros sangat gigih dan rajin untuk bekerja ataupun membantu orang tua bekerja di
sawah atupun di kebun untuk menanam padi ataupun bercocok tanam. Nenek ros
sering sekali mengendong sesuatu di punggung misalnya saja membawa makanan
ataupun barang-barang lainnya. Dan nenek ros pu tidak merasak rasa sakit pada
punggungnya . dimasa lansia ini lah nenek ros mulai sering merasakan sakit pada
tulang punggung dan kaki, 2x seminggu nenek ros ke rumah sakit untu terapi
penyakit yang dideritannya. Tanpa didamping seorang anak ataupun menantu nenek
ros memberanikan pergi ke rumah sakit senri untuk mencari kesehatan agar
penyakit yang diderita nenek ros bisa sembuh. Nenek ros terkadang merasakan
jenuh, suntuk dahkan bosan karena tidak ada kegiatan ataupun pekerjaan yang
bisa dikerjakan oleh nenek ros. Karena sudah terbiasa dengan melakukan
pekerjaan maka apabila tidak ada pekerjaan yang bisa dikerjakan tubuh nenek ros
akan sakit atau pun nenek ros mulai bosan. Agar nenek ros tidak bosan ataupun
suntuk di rumah biasanya nenek ros mengikuti pengajian dan wirid yasin di
Masjid setiap minggunya.
Nenek ros adalah
anak pertama dari emapat (4) bersaudara. Yang kedua beranama Zaenaini yang tempat
tinggal di Pariaman Sumatera Barat, yang ketiga bernama Khaidir yang betempat
tinggal di Pekanbaru, dan yang terakhir bernama Mardiana yang bertempat tinggal
di Pariaman Sumatera Barat. Nama ayah nenek ros adalah Usus dan ibu nenek ros
adalah Sulan. Nenek roslaini mempunyai pengingatan yang sangat bagus sehingga
nenek ros masih mampu untuk mengingat perjalan hidup nenek ros.